E-Government berfokus pada aspek yang berhubungan
dengan kerjasama antara sektor publik dan warga negara, dan di antara warga
negara, serta dukungan untuk kerjasama dengan informasi modern dengan
menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Secara garis besar, hal
itu juga berlaku untuk E-Democracy. Pada
dasarnya, warga perlu dapat mengakses informasi dan untuk membahas masalah
politik, dan untuk memilih secara elektronik. Lalu apa yang membedakan E-Government dengan E-Democracy?
Secara garis besar, yang membedakan E-Government
dengan E-Democracy dapat dilihat pada tabel 1.
Home › Posts filed under E-Election
Showing posts with label E-Election. Show all posts
Showing posts with label E-Election. Show all posts
E-Election Kajian Teoritis Untuk Pemilu Indonesia
E-Election
Pemilihan di Indonesia sampai saat
sekarang ini masih dilakukan dalam sistem konvensional. Jika dilihat dari
sistem konvensional, banyak faktor yang sebenarnya menghambat proses pemilihan
dalam kaitannya dengan proses untuk mengumpulkan suara jika dibandingkan dengan
perkembangan teknologi yang ada. Keuntungan teknologi salah satunya adalah
dalam hal proses pengkoleksian suara pemilih yang bisa dilakukan secara digital
untuk mengurangi penggunaan kertas (paperless)
dan kesalahan dalam pengumpulan data untuk populasi yang terintegrasi, sehingga
meminimalkan terjadinya pemilih ganda yang dapat mengakibatkan perolehan suara
yang tidak adil. Pengumpulan data secara digital juga dapat membantu petugas
dalam hal pengumpulan dan penghitungan suara dalam proses pengumpulan data (Liburd,
2004).
Subscribe to:
Posts (Atom)

